Bahaya Hepatitis B Kronis
Menurut para peneliti di AS, hepatitis B kronis mempunyai resiko kematian dua kali lebih tinggi dibanding dengan infeksi penyakit hepatitis C kronis. Hal ini menunjukkan bahwa hepatitis B kronis lebih berbahaya dibanding jenis hepatitis lainnya.
Hepatitis B kronis adalah penyakit awal yang timbulnya cepat dan berlangsung singkat yang disebabkan oleh virus hepatitis B. Sekitar 70% dari orang dewasa yang tertular hepatitis B kronis baik mempunyai gejala-gejalanya maupun tidak. Adapun Sisanya yang 30% memperlihatkan gejala-gejala yang signifikan dua sampai empat bulan setelah terpapar virus hepatitis B.
Periode waktu ini antara terpapar dan gejala-gejala petama disebut periode inkubasi. Gejala-gejala yang paling umum dari hepatitis B kronis adalah kelelahan, kehilangan nafsu makan, mual, dan sakit perut diatas daerah hati. Kekuningan atau jaundice (kulit kuning) seringkali menemani gejala-gejala lain ini.
Diagnosis terakhir dari infeksi virus hepatitis B, dibuat berdasarkan tes darah yang adalah spesifik untuk virus hepatitis B.
Hepatitis B kronis
Diagnosis hepatitis B kronis bisa dilakukan setelah enam bulan dari timbulnya gejala hepatitis B kronis. Seringkali sangat sulit untuk mendiagnosis hepatits B kronis jika hanya berdasarkan pada gejala-gejala yang terjadi pada pasien. Penyebab kesulitan ini adalah bahwa penderita hepatitis B kronis, seperti diindikasikan sebelumnya, adalah biasanya orang-orang yang sama yang mempunyai sedikit atau tidak ada gejala-gejala yang mengisyaratkan timbulnya hepatitis B kronis.
Lebih dari itu, kebanyakan individu-individu dengan infeksi hepatitis B kronis namun tidak memiliki gejala (asimptomatik) bertahun-tahun, bahkan sampai dua atau tiga dekade. Selama waktu ini, tes-tes darah pasien ini biasanya paling banyak abnormalnya ringan kadang luka parut (fibrosis) hati majunya pun hanya sedikit.
Terkadang para penderita hepatitis B kronis mempunyai gejala-gejala yang disebut dengan gejala prodromal. Gejala ini biasanya datang sebelum gejala-gejala yang sebelumnya yang telah dibahas di atas. Kadangkala, gejala-gejala prodromal menyerupai suatu reaksi alergi, seperti ruam pada kulit, sakit dan bengkak pada persendian serta kadang berupa demam. Pada saat-saat tertentu gejalanya bisa seperti gejala penyakit influensa.
Pencegahan Hepatitis B Kronis
Pencegahan yang paling utama untuk penyakit hepatitis B kronis tentu saja adalah menghindari hal-hal yang dapat menyebabkan terpaparnya penyakit hepatitis. Salah satunya tidak meminum-minuman yang beralkohol, sehingga fungsi hati tidak rusak. Lalu biasa melakukan pola hidup sehat bisa menjadi cara pencegahan penyakit hepatitis B kronis.
Sumber : totalkesehatananda.com
- - 5Topik: Hepatitis B Tags: hepatitis, hepatitis b, hepatitis B kronis, hepatitis kronis, penderita hepatitis





